• +62838 4066 6866
  • [email protected]

JogjaTube JogjaTube

JT Ads
  • Beranda
  • News
  • Sastra
  • Advetorial
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Home
  • News Bagaimana Dampak dari Sosialisasi Budidaya Pohon Joho Sejauh Ini?
JT Ads
  • News
  • 0
  • 0
  • 2 min read

Bagaimana Dampak dari Sosialisasi Budidaya Pohon Joho Sejauh Ini?

  • jogjatube
  • 16/07/2026
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
Bagaimana Dampak dari Sosialisasi Budidaya Pohon Joho Sejauh Ini?

BANTUL – Pelestarian batik masih menghadapi ancaman serius. Salah satunya disebabkan karena kelangkaan pewarna alami, yang berasal dari sumber daya alam di lingkungan sekitar masyarakat.

Adapun salah satu sumber pewarna batik alami berasal dari pohon joho. yang jumlahnya kian menipis dari waktu ke waktu.

Bahkan di provinsi DIY sendiri, saat ini jumlahnya hanya sekitar 13 pohon saja, yang tersebar di Gunungkidul dan juga Bantul.

Selain itu, masyarakat juga masih belum memahami, bahwa pohon joho merupakan salah satu sumber pewarna batik alami yang sangat baik untuk menghasilkan batik berkualitas dan tahan lama.

Terlebih di tengah maraknya batik versi printing maupun medium canggih lainnya, yang dinilai jauh dari esensi batik itu sendiri, sebagai salah satu warisan khas Nusantara.

Kesulitan itu pula yang dialami oleh Ketua Sanggar Wani Migunani, Awit Radiani. Ia merasa bahwa masyarakat masih belum memiliki pemahaman yang cukup tentang pohon joho, sebagai pewarna batik alami.

“Saya sudah ngomong berkali-kali (ke banyak orang), tapi teman-teman itu pasti bilangnya ‘susah mbak tumbuhnya’. Selalu ngomong gitu. Ah masa sih? Kita aja berhasil kok, dan langsung 1.000 polybag yang kita tanam di belakang itu,” ucap Awit Radiani, beberapa waktu lalu.

Selain itu, banyak masyarakat juga masih mempercayai hal-hal mistis terkait keberadaan suatu pohon. Sehingga masyarakat setempat cenderung sulit mempercayai khasiat yang dimiliki pohon joho sebagai pewarna batik alami.

“Memang sih di pohon joho ini banyak mitosnya. Saya juga pernah bilang ke salah satu perangkat desa di Sendangsari, ‘ini saya berhasil menumbuhkan (tanaman joho untuk pewarna batik alami). Tapi Pak Dukuhnya sana malah langsung nggak percaya aja gitu. Dia nggak percaya kalau tanaman joho ini bisa tumbuh (menjadi bahan pewarna batik). Karena selama ini memang nggak pernah bisa tumbuh di situ (wilayah Sendangsari),” tambah Awit.

Sebagai salah satu pihak yang telah berhasil menumbuhkan tanaman joho sebagai bahan pewarna batik alami, Awit bersama pihak Sanggar Wani Migunani pun tidak keberatan untuk membagikan tanaman joho (ketika sudah berbuah) kepada siapa pun yang hendak melestarikan batik, atau membutuhkan pewarna batik alami dalam setiap kain batik yang diproduksinya sehari-hari. (zk)

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
Awit Radiani, budidaya tanaman joho, pewarna alam batik, pohon joho, Sanggar Wani Migunani
JT Ads
Previous Post

GALERI FOTO: Melestarikan Pewarna Alam Batik Lewat Budidaya Tanaman Joho

Next Post

Inilah Sejarah Awal Pohon Joho Hingga Menjadi Pewarna Alam Batik

Artikel Terkait

News
Nobar Dan Diskusi Film ‘Mooi Banjoemas’ Menjadi Penutup Rangkaian Pameran Babad Sokaraja Di MDTL

Nobar Dan Diskusi Film ‘Mooi Banjoemas’ Menjadi Penutup Rangkaian Pameran Babad Sokaraja Di MDTL

  • 21/07/2026
  • 0
International News
Mario Aji dan Veda Ega Pratama Ungkap Targetnya di Balapan Seri Mandalika Tahun Ini

Mario Aji dan Veda Ega Pratama Ungkap Targetnya di Balapan Seri Mandalika Tahun Ini

  • 20/07/2026
  • 0
International News
Manfaatkan Jeda Musim Panas, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Sapa Penggemar di Yogyakarta

Manfaatkan Jeda Musim Panas, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Sapa Penggemar di Yogyakarta

  • 20/07/2026
  • 0
News Sastra
AI Tidak Akan Pernah Menggantikan Peran Seniman Secara Utuh

AI Tidak Akan Pernah Menggantikan Peran Seniman Secara Utuh

  • 16/07/2026
  • 0

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ads

Terbaru

Nobar Dan Diskusi Film ‘Mooi Banjoemas’ Menjadi Penutup Rangkaian Pameran Babad Sokaraja Di MDTL

Nobar Dan Diskusi Film ‘Mooi Banjoemas’ Menjadi Penutup Rangkaian Pameran Babad Sokaraja Di MDTL

  • jogjatube
  • 21/07/2026
GALERI FOTO: Membingkai Keindahan Alam Sokaraja Lewat Lukisan dan Film Dokumenter

GALERI FOTO: Membingkai Keindahan Alam Sokaraja Lewat Lukisan dan Film Dokumenter

  • jogjatube
  • 21/07/2026
Mario Aji dan Veda Ega Pratama Ungkap Targetnya di Balapan Seri Mandalika Tahun Ini

Mario Aji dan Veda Ega Pratama Ungkap Targetnya di Balapan Seri Mandalika Tahun Ini

  • jogjatube
  • 20/07/2026
JogjaTube
Jogjatube merupakan kanal website yang berisi berita mengenai Jogja dan sekitarnya.
Email : [email protected] Telepon : 083840666866
© 2024 JogjaTube | All rights reserved.