BANTUL – Rangkaian acara FFPJ (Festival Film Pelajar Jogja) XV 2024 telah resmi ditutup di Kawasan Wisata Sri Keminut, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Minggu (6/10/2024).

Hari terakhir FFPJ XV 2024 diisi dengan sejumlah kegiatan, seperti Outbond, apresiasi lingkungan, pemutaran karya film terpilih, serta bedah karya dan kelas ahli dari para Juri.

Memasuki puncak acara, para pemenang festival pun akhirnya diumumkan melalui sesi Awarding ceremony, baik dari kategori Saraswati (film Fiksi), Dewantara (film Dokumenter), dan Kelir (karya Eksperimental).

Adapun para pemenang untuk kategori Saraswati adalah Pepali dari SMK 7 Yogyakarta untuk Juara 5 (Harapan 2), Kekancan dari SMK PGRI 3 Malang untuk Juara 4 (Harapan 1), Urai dari SMK Prestasi Prima Jakarta Timur untuk Juara 3, Perbedaan Menyatukan Semua dari SMAN 3 Singkawang Kalimantan Barat menduduki runner-up atau peringkat kedua, dan Prestasi Berdarah dari SMA Kristen Eben Haezar Manado yang berhasil menjadi juara umum di kategori fiksi ini.

Selanjutnya di kategori Dewantara atau Dokumenter terbaik ada Nyusuh dari SMAN 60 Jakarta Selatan di posisi 3, lalu film Bendera Sholawat dari SMK Al Fatah Banjarnegara di peringkat kedua, dan film Mentari Sang Penakluk Gelombang sebagai Juara Umum untuk kategori film Dokumenter terbaik dalam FFPJ tahun ini.

Sedangkan untuk satu kategori tambahan yaitu karya eksperimental atau disebut juga Kelir, berhasil dimenangkan oleh film berjudul Atirath dari SMKN 1 Wonosari, Gunungkidul.

Para pemenang yang telah disebutkan diatas berhak mendapatkan piagam dan juga piala, serta tentu saja sertifikat penghargaan, dan juga sertifikat atas keikutsertaan mereka selama FFPJ XV 2024 kali ini.

Dengan berakhirnya FFPJ tahun ini, tentunya diharapkan agar ilmu dan pengalaman yang telah didapatkan oleh para peserta tidak hanya berhenti di mereka saja, tapi juga semangat itu dapat ditularkan lagi ke teman-temannya di sekolah maupun di lingkungan sekitarnya.

FFPJ akan kembali hadir pada tahun depan (2025), yang akan memasuki tahun penyelenggaraan ke-16. Tema FFPJ untuk tahun depan adalah “Gugur Gunung” atau Gotong royong. (zk)

BANTUL – Setelah menjalani serangkaian acara di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, para peserta Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) edisi ke-15 tahun 2024 kemudian bertolak menuju ke tempat perkemahan, tepatnya di kawasan wisata Sri Keminut, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Sabtu (5/10/2024).

Disana, para peserta yang berjumlah 52 siswa/i SMA dari seluruh Indonesia ini, dibagi menjadi lima kelompok kecil, yang nantinya akan menampilkan pertunjukan seni, api unggun, dan beberapa kegiatan seru lainnya.

Uniknya, setiap kelompok juga diharuskan untuk membuat yel-yelnya masing-masing, agar dapat menjadi ciri khas tiap kelompok. Tentu saja, kelompok dengan yel-yel terbaik akan mendapatkan hadiah menarik.

Patut diingat bahwa pengelompokkan ini dilakukan secara acak, artinya tidak memandang asal daerah, asal sekolah, angkatan (kelas berapa), dan juga gender. Sehingga keseluruh 52 peserta ini bisa saling mengenal satu sama lain, tanpa perlu harus bersama dengan teman-teman dekatnya dan seterusnya. Itulah salah satu cara yang dilakukan oleh pihak FFPJ, untuk dapat melatih Tepa Salira atau tenggang rasa, sesuai dengan tema besar FFPJ pada tahun ini.

Setelah beristirahat selama satu malam di lokasi perkemahan, hari Minggu ini (6/10/2024) akan menjadi puncak acara dari gelaran FFPJ XV 2024, dimana akan ada beberapa kegiatan menarik seperti Outbond ke tempat wisata Sri Keminut, pemutaran film-film terpilih, pembedahan karya dan kelas ahli, serta yang paling ditunggu-tunggu adalah Awarding Ceremony dari seluruh kategori yang dilombakan. (zk)