Sanggar sastra Regas mengawali pertemuan perdana di tahun 2026 dengan semangat baru, untuk bisa memajukan dunia sastra, khususnya di wilayah Kulon Progo, menjadi lebih maju dan semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Semangat baru Regas tersebut diwujudkan dalam pemilihan pengurus baru, yang akan bertugas di sepanjang tahun 2026 ini. Salah satunya adalah pemilihan Ketua Sanggar, yang langsung dilantik saat itu juga.
Berikut adalah momen-momen keseruan Sanggar Sastra Regas saat melakukan pergantian kepengurusan, yang berlangsung di sekretariat Sanggar Sastra Regas, yang berlokasi di Sogan, Wates, Kulon Progo, Sabtu (7/3/2026). (Foto: istimewa)
KULON PROGO – Sanggar sastra Regas mengawali pertemuan perdana di tahun 2026 dengan semangat baru, untuk bisa memajukan dunia sastra, khususnya di wilayah Kulon Progo, menjadi lebih maju dan semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Semangat baru Regas tersebut diwujudkan dalam pemilihan pengurus baru, yang akan bertugas di sepanjang tahun 2026 ini. Salah satunya adalah pemilihan Ketua Sanggar, yang langsung dilantik saat itu juga.
Kegiatan pemilihan sekaligus pelantikan ketua sanggar tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/3/2026), bertempat di Sanggar Sastra Regas, Sogan, Wates, Kulon Progo.
Adapun agenda utama dalam pertemuan ini adalah pemilihan ketua sanggar baru, yang dilakukan secara musyawarah oleh para pengurus yang telah lolos proses seleksi.
Dalam proses tersebut, diputuskan bahwa Ahmad Hibban Aunur Rahman terpilih sebagai ketua baru Sanggar Sastra Regas periode 2026, menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang diemban oleh Tri Wahyuni.
Selain pemilihan ketua, kegiatan ini juga menjadi ajang pertemuan perdana para pengurus baru yang telah dinyatakan lolos seleksi.
Pertemuan ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi pengurus baru, untuk membangun kekompakan, semangat baru, serta menumbuhkan komitmen bersama dalam mengembangkan kegiatan literasi dan sastra di lingkungan Sanggar Sastra Regas, serta Kulon Progo dan DIY secara umum.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus baru secara langsung di lokasi yang sama. Prosesi pelantikan didampingi langsung oleh pembimbing Sanggar Sastra Regas, Tedi Kusyairi, yang juga memberikan arahan serta motivasi kepada para pengurus baru, agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat dalam berkarya.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan buka bersama, yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh pengurus untuk semakin mempererat kebersamaan, serta meneguhkan semangat untuk terus menghidupkan ruang-ruang sastra di tengah-tengah masyarakat.
Melalui pertemuan perdana ini, diharapkan kepengurusan baru Sanggar Sastra Regas mampu membawa energi baru, memperkuat kegiatan literasi, serta terus menghadirkan karya-karya sastra yang memberi inspirasi bagi masyarakat, khususnya di Kulon Progo. (zk)
KULON PROGO – Komunitas Sastra Regas adalah organisasi kepemudaan di bidang sastra yang aktif berkegiatan di Kulon Progo. Sebagai komunitas yang fokus di bidang sastra, Regas memberikan ruang kepada anak-anak, remaja hingga pemuda untuk mengenal, mempelajari dan melestarikan sastra. Seperti halnya yang dilakukan pada Selasa (4/11/2025) kemarin, dimana komunitas sastra Regas sukses mengadakan lomba baca puisi anak tingkat kabupaten Kulon Progo tahun 2025.
Lomba baca puisi anak ini diadakan dalam rangka memeriahkan Festival Literasi Kulon Progo 2025, dimana komunitas sastra Regas bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo.
Terdapat total 50 peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini, dengan para Juri yang diwakili oleh Hayu Avang Darmawan (Dinas Kebudayaan DIY), Tedi Kusyairi (Sastrawan Jogja), dan Dwi Riswanto (Pustakawan Kulon Progo).
Adapun beberapa unsur yang dinilai dalam lomba baca puisi ini antara lain berdasarkan penghayatan, vokal, gestur dan juga penampilan. Setelah melalui sidang juri, diputuskan juara satu diraih oleh Angger Abdhe Amiluhur dari SD Muhammadiyah Temon, Juara dua atau runner-up diraih oleh Irdina Calya Saputri dari SD N Kranggan, lalu Juara tiga oleh Ramadhania Alisha Puri dari SD N Kokap.
Selanjutnya Juara harapan 1 diraih oleh Raisa Shafina Khairin dari SD N Brosot, dan terakhir Juara harapan 2 berhasil didapatkan oleh Nafia Mysha Sofidhina dari SD N Sidakan.
Tri Wahyuni dari Komunitas Regas berharap bahwa program semacam ini mampu menjadi ruang pembelajaran sekaligus apresiasi bagi bakat anak-anak di bidang sastra, khususnya di kabupaten Kulon Progo. (zk)